Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

~ Lelakiku ~

Gambar
Pada malam yang semakin dingin Pada bilik kamar yang semakin sunyi Pada dinding yang semakin kokoh Pada tas ransel yang sejak tadi menatap Pada sinar lampu yang bertahan terang Pada bantal yang semakin basah Pada guling yang semakin erat dipelukan Pada selimut yang semakin terbuang Pada baju-baju yang masih tergantung Pada hijab yang berserakan Pada buku yang masih tertumpuk rapi Pada sendal yang semakin mesra Pada boneka yang masih terlihat empuk Pada mukenah yang sejak tadi terbungkus Pada sajadah yang setia membungkus Pada notebook yang sering terjamah Pada handphone yang sering tercumbu Pada kertas yang berserakan di sudut almari Pada teks skripsi yang meloncat khawatir Pada tubuh yang mulai letih Pada jiwa yang mulai getir Pada hati yang mulai gelisah Pada perasaan yang mulai terlenakan Padamu aku menaruh segalanya Padamu aku ingin berkata "Aku mengangumi begitu dalam" Padamu aku ingin menangis "Aku di serang kerinduan" Padamu aku in...

Perusahaan terbesar seorang laki-laki adalah perempuan.

Gambar
Berbagai kemajuan pada dunia tidak jauh dari pergerakan bangsanya. Setiap bangsa memiliki karakter berbeda sesuai dengan pengalaman dan pengajaran yang telah didapatkan pada masa waktu tertentu. Selain itu, bangsa merupakan komponen penting untuk menciptakan pembaharuan zaman yang dinamis. Kesamaan hak dan martabat antara laki-laki dan perempuan menjadi tolak ukur sekaligus keberhasilan sebuah negara dikatakan berhasil makmur atau hanya sekedar "Nglindur". Banyak sekali argumentasi tentang peranan penting seorang perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Kita tarik garis benang merah mulai dari aspek keluarga. Perempuan mempunyai peranan dominan dalam melaksanakan bermacam aktivitas, menyelesaikan segala urusan rumah serta mengelola keuangan. Pekerjaan yang lazim dikerjakan perempuan adalah bentuk ketaatan dan kehormatan kepada kepala keluarga. Namun, peran laki-laki sebagai pencari nafkah senantiasa berlaku guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Demikian halnya, terka...

Belajar dari sosok revolusioner Datuk Ibrahim Tan Malaka.

Gambar
(2 Juni, Hari Lahir bung Tan) Mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa 2 Juni merupakan tanggal kelahiran seorang tokoh revolusioner penggerak kaum buruh yakni Tan Malaka. Penulis lebih tertarik mengenalnya dengan sebutan  Bung Tan sebagai tokoh pencetus gagasan Republik.. Sedikit mengulas tentang Bung Tan. Dirinya dilahirkan di sebuah desa Pandan Gadang (Suliki), Bukittinggi, Sumatra Utara. Kehidupannya tidak jauh dari budaya Minangkabau. Ia dijuluki "Datuk" pada awal namanya sebab dianggap mempunyai kelebihan dari anggota suku. Bung Tan juga disebut oleh Moh Yamin sebagai "Bapak republik". Beliau dikatakan sebagai orang yang pertama kali berjuang menentang antikolonialisme di Hindia Belanda, bahkan sebelum Soekarno dan Hatta. Beliau juga menjadi orang pertama yang mencetuskan konsep tentang "Negara Indonesia" dalam bukunya yang berjudul  Naar de Republiek Indonesia  (1925). Buku inilah yang menginspirasi Soekarno, Hatta, Sjahrir, dkk untuk memperju...

Aku Heran

Gambar
Aku heran pada kaum intelektual Berbicara konsep gerakan namun enggan berjuang Aku heran pada kaum pemikir Berbicara gagasan namun enggan bertindak Aku heran pada kaum agamis Berbicara asupan rohani namun enggan dialektis Aku heran pada kaum Borjuis Berbicara pembelaan namun enggan kritis Aku heran pada kaum kapitalis Berbicara industri namun enggan berbisnis Aku heran pada kaum wanita Berbicara kesetaraan namun enggan berupaya Aku heran pada kaum lelaki Berbicara keadilan namun enggan menghargai Aku heran pada kaum radikal Berbicara kebebasan namun enggan berakal Aku heran pada kaum Mustad'afin Berbicara kelemahan namun enggan Aku heran pada kaum akademisi Berbicara idelogi namun enggan berdedikasi Aku heran pada kaum petarung Berbicara keberanian namun enggan berkecimpung Aku heran pada kaum netral Berbicara tengah-tengah namun enggan berkomentar Aku heran pada kaum pendiam Berbicara adab namun enggan berpaham Aku heran pada kaum penggerak Berbicara ke...