MEMORIES IN JOGJA
"JOGJA" Jogja tak lebih indah dari suatu rasa anggapan dari seseorang. Ia mengamankan dan menjaga, bukan mengacuhkan dan mengalihkan. Bagiku, ketidakpatutan dapat menemui keindahan jika mampu dinegosiasikan. Jogja tak kan pernah terasa indah, jika melebih-lebihkan suatu perkara. I ringan Semrawut pengunjung Malioboro memenuhi pandangan mata. Hiruk pikuk kendaraan mendadak buram seketika. Dan segala perkara tiba" mendadak penuh kesunyian sebab kami sedang merapal do'a. Jogja mencuri perhatian sepasang pemuda. Kota istimewa yang menghapus berbagai luka. Dirundung rasa pilu sebab keadaan internal Kota yang sedang tidak baik-baik saja. Meski para turis menikmati warisan budayanya. Jogja sungguh memiliki kebesaran kuasa. Sebab waktu untuk menikmati rindu kekasih tertunda. Dengan pertemuan dua malam mendera. Menyumatkan tanda-tanda keperkasaan alam bahwa yang awal diharapkan berakhir di pelamina. Ditulis di Jogja, Senin 8 Juli 20...