Postingan

HAN DAN GUSDUR

Gambar
  Hari ini saya melihat banyak poster bersliweran di media sosial. Ternyata sekarang adalah Hari Anak Nasional (HAN). Mengaca pada sejarah, pasalnya hari anak nasional diperingati sebagai bentuk penghargaan bahwa anak-anak Indonesia merupakan aset yang sangat penting dan berharga bagi bangsa.  Namun, tak bisa dipungkiri. Keadaan pandemi yang terjadi hampir 2 tahun ini berimbas juga pada anak. Kita tentu tau, selain di bidang ekonomi, bidang pendidikanpun ikut terdampak. Bisa dibilang sangat besar.  Saat ini sekolah-sekolah diliburkan sebab harus mengikuti anjuran pemerintah. Perombakan besar-besaran sedang terjadi. Pendidikan yang semula dilakukan dengan Pertemuan tatap muka berubah menjadi online. Maka Metode Pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan).  "Kita harus bersabar dengan keadaan ini. Pandemi tak akan cepat selesai kelihatannya", ucap coco, salah satu kawan yang mengajak saya ngobrol di kontrakan. Memang, esensi pendidikan bukan hanya soal seora...

RESENSI BUKU "HARIMAU PUTIH"

Gambar
Judul Buku : Harimau Putih Penulis : Aravind Adiga Halaman : 209 Peresensi : Siti Ainur Rodhiyah Harimau putih adalah novel karya seorang penulis dari india, Aravind Adiga. Novel ini menceritakan tentang kesenjangan sosial yang terjadi di India. Korupsi, kemiskinan, perbedaan agama, suku, dan kasta merupakan kebenaran absolut di negara. Lakon utama bernama Balram Halwai yang secara Perlahan-lahan mencoba merangkak naik untuk menghapus kesenjangan dan meraih kemerdekaan bagi dirinya. Di awal cerita novel ini, kita akan disuguhkan dengan Balram yang mencoba menceritakan keadaan negaranya kepada Tuan Jiabao, perdana menteri negara China. Balram memulai cerita dengan menuliskan kisah keluarganya. Ia tinggal di sebuah desa kecil yakni Bengaluru, yang sering disebut juga dengan india gelap. Tinggal bersama anggota keluarga yang miskin dan miris. Ibunya meninggal sejak ia masih kecil. Sedang ayahnya adalah tukang becak yang sering dijajah oleh si kerbau. Siapa si kerbau? Nanti kita akan ...

Resensi buku "Rectoverso"

Gambar
  Resensi buku Peresensi : Siti Ainur Rodhiyah Judul : Rectoverso  Karya : Dewi Lestari  (Dee)  Halaman : 154  Usai membaca buku karya Dee Lestari berjudul Rectoverso menyeret kita pada realita kehidupan saat ini. Buku ini berisi beberapa cerpen dengan gaya bahasa yang dikemas secara apik,  luwes sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Seuntai kalimat puisi yang menyertai awal cerita cerpen juga menjadi ciri khas tersendiri. Alur ceritanya juga dapat mengaduk-aduk perasaan pembaca secara beruntun.  Salah satunya adalah Cerpen berjudul malaikat juga tahu. Di ceritakan pada awal cerita. Kisah persahabatan baik seorang lelaki dan perempuan yang sering menghabiskan waktu bersama. Lelaki yang akrab di panggil abang ini memiliki bunda yang tulus, dan 3 saudara termasuk dirinya.  Pertama, Kakaknya. Seorang gadis yang telah meninggal dan belum sempat lulus SD karena penyakit langka. Kedua, Adik bungsu laki-laki yang kata banyak orang memiliki kesempurnaan s...

"AKU YANG SEMAKIN NYARING DI DALAM SEPI"

Gambar
"LAWU 3,265 MDPL" Ahad, 22 Desember 2019 "Puncak adalah bonus, kisah perjalanan dan solidaritas adalah utama" Rencana muncak menjadi kisah penutup tahun 2019. Memang benar, bahwa terlalu banyak wacana terkadang minim dalam implementasi. Begitupun sebaliknya banyak implementasi tanpa mengerti wacana adalah sebuah kebodohan. Namun kami Dua belas orang yang tergabung dalam team mencoba untuk memilih "Memperjelas wacana dan Mengimplementasikan". Mungkin asumsi ini cocok jika di realisasikan dengan berbagai usaha yang telah kami buat. Dalam pergerakan, ketika kita tidak bergerak maka akan tertinggal. Namun gerak masif di awali dari kerja sama yang baik, kordinasi yang inten, dan persahabatan yang tulus. Hal ini bisa jadi tidak hanya ada di satu wadah apalagi cerita fiktif, melainkan kisah real pada semua lini kehidupan. Berawal dari ide beberapa anak yang tergabung di adventure PMII, rupanya terselip ruang kecil menangkap ide dan menggaungkan re...

MEMORIES IN JOGJA

Gambar
"JOGJA" Jogja tak lebih indah dari suatu rasa anggapan dari seseorang. Ia mengamankan dan menjaga, bukan mengacuhkan dan mengalihkan. Bagiku, ketidakpatutan dapat menemui keindahan jika mampu dinegosiasikan. Jogja tak kan pernah terasa indah, jika melebih-lebihkan suatu perkara. I ringan Semrawut pengunjung Malioboro memenuhi pandangan mata. Hiruk pikuk kendaraan mendadak buram seketika. Dan segala perkara tiba" mendadak penuh kesunyian sebab kami sedang merapal do'a. Jogja mencuri perhatian sepasang pemuda. Kota istimewa yang menghapus berbagai luka. Dirundung rasa pilu sebab keadaan internal Kota yang sedang tidak baik-baik saja. Meski para turis menikmati  warisan budayanya. Jogja sungguh memiliki kebesaran kuasa. Sebab waktu untuk menikmati rindu kekasih tertunda. Dengan pertemuan dua malam mendera. Menyumatkan tanda-tanda keperkasaan alam bahwa yang awal diharapkan berakhir di pelamina. Ditulis di Jogja, Senin 8 Juli 20...

Hiruk Pikuk Permasalahan Abad ini

Gambar
Pagi ini, seperti biasa. Rutinitas ngopi menjadi salah satu kegiatan produktif yang saya lakukan. Meski pada kenyataanya saya belum pernah menemui tema diskusi asik di setiap pertemuan ngopi dan ngudud para pengunjung warung. Setidaknya, sewaktu bangun tidur tadi, saya mengusahakan untuk membaca koran pagi langganan PC PMII yang selalu tergeletak di depan pintu. Cerita singkat saja, koran pagi ini ramai pemberitaan dan opini mengenai hiruk pikuk permasalahan abad ini. Pertama, aksi terorisme di New Zealand tepatnya  terjadi penembakan brutal di dua masjid yang ada di Christchurch yang menewaskan total kurang lebih 40 orang. Menurut saya  aksi terorisme ini sangat berlebihan dan tidak pantas jika dilaksanakan oleh manusia yang punya akal pikiran. Bagaimana tidak? Pekerjaan tersebut dilakukan semata-mata hanya untuk memuaskan nafsu keyakinan paham kanan radikal yang menganggap semua paham selainnya adalah salah dan perlu dibantai. Betapa keji dan munkar perbuatan ...

Forum melingkar Rakercab (Rancangan Kerja Cabang) PMII Bojonegoro

Gambar
" Setiap pemimpin mempunyai masanya sendiri", begitulah pikiran yang hadir melintas saat saya menimbang kembali perihal waktu. Begitu indahnya, hujatan dan gagasan para sahabat dengan berbagai perbedaan karakter. Hal inilah yang dimaksud hidup dalam sebuah organ. Sebuah nyali sangat dibutuhkan guna meningkatkan ketajaman berpikir sekaligus ketajaman mental ala kader PMII. Siang ini, terdapat agenda penting bagi para saudara kandung ideologi, yakni rakercab(Rancangan kerja cabang) Bojonegoro. Rakercab dilaksanakan guna menyiapkan bekal untuk target agenda besar yakni RAKER. Awal diskusi ini dipimpin oleh sahabat yang seringkali membuat seseorang tercengang yakni sekum PMII Bojonegoro, atau sering disebut dengan panggilan akrabnya "Gus Ulul", beliau sekaligus penghantar atau mediator diskusi yang akan dipimpin langsung oleh Pimpinan tertinggi dari PMII Bojonegoro yakni , Bung Hayan. Titik point' dari pembahasan rakercab ada 3 bahasan penting. ...